1 min dibaca
01 Apr
01Apr
Suara Keheningan | RP. Albertus Herwanta, O.Carm


Keberlanjutan ("sustainability") menjadi isu penting bagi kehidupan manusia. "Millenium Development Goals" (MDGs) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa telah diubah menjadi "Sustainable Development Goals" (SDGs). Mengapa? Pembangunan tanpa keberlanjutan mengakibatkan kerusakan.

Karya Tuhan pun berkelanjutan.Tema itu tampak dalam bacaan-bacaan hari ini (Yesaya 49:8-15 dan Yohanes 5:17-30). Nabi Yesaya mewartakan Tuhan yang menyelamatkan (Yesaya 49:8), memelihara (Yesaya 49:9-11), menghibur dan menyayangi (Yesaya 49:13), dan tidak melupakan (Yesaya 49:15). 

Sabda itu terpenuhi dalam diri Yesus yang datang untuk melanjutkan karya Allah Bapa-Nya. "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga" (Yohanes 5:17). Dia mengerjakan yang dilakukan oleh Bapa-Nya (Yohanes 5:19). 

Pekerjaan terpenting yang Yesus lakukan ialah membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya (Yohanes 5:21). Siapa yang bakal bangkit dan menikmati kehidupan? Jawabannya, mereka yang mendengar perkataan Yesus dan percaya kepada Dia yang mengutus-Nya (Yohanes 5:24). 

Dia akan membangkitkan dari kubur mereka yang mendengarkan suara-Nya (Yohanes 5:25). Lebih dari itu, Dia akan menjadi hakim atas semua orang, karena Allah Bapa telah memberikan kuasa itu kepada-Nya (Yohanes 5:27). Yesus bersabda bahwa orang akan bangkit dari kubur untuk mengalami satu dari dua ini. 

Pertama, mereka yang berbuat baik selama hidupnya akan bangkit dan mengalami hidup kekal. Kedua, mereka yang berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum. Yang kedua ini nadanya menakutkan, tetapi tidak untuk menakut-nakuti. Hal kedua itu untuk mengingatkan dan mengajar orang agar mempersiapkan hidup kekal yang membahagiakan. Caranya adalah dengan berbuat baik selama hidup ini. 

Apa artinya berbuat baik di sini? Seperti Yesus yang bekerja seperti Allah Bapa-Nya, demikian pula kita diajak untuk bekerja, melanjutkan karya penciptaan-Nya. Pertama, dengan memelihara hidup kita dari kehancuran akibat dosa dalam pertobatan. Kedua, dengan berbuat baik seperti membangun relasi harmonis dengan sesama dan memelihara ciptaan-Nya. 

Tuhan kini sedang menciptakan dan menghendaki agar karya ciptaan-Nya berkelanjutan. Dia tidak menghendaki kematian dan kehancuran. Bahkan setelah mati pun manusia akan dibangkitkan. Bagi manusia karya Tuhan berkelanjutan; bisa untuk hidup kekal dan bisa untuk hukuman abadi. Semua tergantung pada yang kita lakukan selama hidup di dunia ini. Apakah kita percaya kepada Yesus dan melakukan perbuatan baik bersama-Nya selama hidup ini? 

Rabu, 2 April 2025HWDSF

Komentar
* Email tidak akan dipublikasikan di situs web.