Jika yang berkata "Ndasmu" adalah orang biasa seperti saya, rakyat kecil tanpa kontribusi publik, mungkin tidak akan menjadi polemik besar. Tetapi, ini menjadi masalah karena justru para pemimpin, terutama presiden dan para menterinya, yang mengatakannya. Mereka adalah figur publik, panutan bagi generasi muda.
Foto: Diambil dari Harakatuna.com. Siapa yang merendahkan dirinya dan bisa mengatakan maaf atas nama kebenaran, maka dia akan dihormati | Ino Sigaze.